180711165018-soal-.jpg

Ginanjar Arief Pratama

PETUGAS melayani orang tua calon peserta didik yang mendaftar di SMPN 1 Cimahi, Jalan SMP, Kota Cimahi, beberapa waktu lalu.

Soal PPDB SMP, Ajay Nyatakan Pemberian SKTM di Cimahi Sesuai Peruntukkannya

Bandung Raya

Rabu, 11 Juli 2018 | 16:50 WIB

Wartawan: Whisnu Pradana

PROSES pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP Negeri di Kota Cimahi selesai dilaksanakan. Sedangkan PPDB tingkat SMA baru akan mengumumkan hasil pendaftaran pada 12 Juli, besok.

Ada beberapa jalur yang dipilih para calon siswa untuk masuk ke sekolah negeri yang diinginkan, diantaranya jalur radius zona, jalur Nilai Hasil Ujian Nasional (NHUN), dan jalur afirmasi.

Khusus jalur afirmasi, merupakan jalur yang pertama kali dibuka dalam PPDB tahun 2018. Persyaratan lewat jalur tersebut antara lain mengantongi Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

Namun, dalam prosesnya, dugaan penyalahgunaan SKTM kerap muncul dari kalangan masyarakat agar memuluskan jalan diterima di sekolah tujuan.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna, mengklaim pemberian SKTM di Kota Cimahi sudah sesuai peruntukkannya.

"Belum ada laporan tentang penyalahgunaan SKTM, tapi mudah-mudahan jangan sampai ada," katanya saat ditemui di Mapolres Cimahi, Jalan Amir Machmud, Rabu (11/7/2018).

Menurut Ajay, sebelum PPDB berlangsung, ia sudah mengantisipasi kemungjinan tersebut dengan memerintahkan Dinas Pendidikan dan pengurus RT/RW agar lebih selektif dalam memberikan SKTM.

"Dari awal sudah diimbau ke Kepala Disdik, RT/RW, jangan mudah memberikan SKTM. Karena bisa berpotensi pada penyalahgunaan SKTM itu sendiri," tegasnya.

Editor: H. Dicky Aditya

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR