180711133754-spand.jpg

Ziyan

Spanduk bergambarkan Presiden RI, Joko Widodo dengan tulisan dukungan melanjutkan kepemimpinan pada 2019, muncul di Kabupaten Bandung.

Spanduk Dukungan Jokowi Tetap Presiden 2019 Bermunculan di Bandung

Bandung Raya

Rabu, 11 Juli 2018 | 13:37 WIB

Wartawan: Ziyan

MESKI Pemilihan Presiden (Pilpres) Republik Indonesia 2019 masih terhitung satu tahun lagi, namun aroma menuju pesta politik lima tahunan itu sudah mulai terasa. Salah satunya di Jawa Barat.

Setelah Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat usai, dan dimenangkan oleh pasangan Ridwan Kamil dan UU Ruzhanul Ulum, muncul spanduk bergambarkan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang bertuliskan "Saha Wae Gubernurna Tetep Jokowi Presiden na" (Siapa Saja Gubernurnya, Tetap Jokowi Presidennya).

Berdasarkan pantauan galamedianews.com, Rabu (11/7/2018), spanduk berwarna biru bergambarkan wajah Jokowi yang sedang menghadap ke pinggir dan hormat, terpasang di pagar besi Stadion si Jalak Harupat, Jln. Cipatik-Soreang, Kec. Kutawaringin, Kab. Bandung

Spanduk itu mencuri banyak perhatian karena dipasang di tempat yang tergolong strategis. Bahkan setiap pengendara yang melintas di jalan tersebut pasti menengok ke spanduk itu. Tak sedikit sejumlah pengguna jalan pun berhenti dan memotret spanduk tersebut menggunakan kamera dari telepon genggamnya.

Selain di Stadion si Jalak Harupat, spanduk serupa terpasang di pagar besi Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung dengan tulisan berbeda. Spanduk itu berwarna oranye bergambar wajah Jokowi yang sedang tersenyum dan mengenakan blangkon.

Spanduk itu bertuliskan "Hatur Nuhun Pak Jokowi, Pilkada Jawa Barat Lancar Sinareng Aman" (Terima Kasih Pak Jokowi, Pilkada Jawa Barat Lancar dan Aman). Sama halnya dengan spanduk lainnya, spanduk itu pun mencuri perhatian orang karena dipasang di pusat Pemerintahan Kabupaten Bandung.

Seperti diketahui, Agustus 2018 mendatang pendaftaran calon Presiden mulai dibuka. Hal tersebut menandakan masih ada sejumlah masyarakat yang berharap kepada Jokowi untuk menjadi Presiden kembali. Namun, tidak sedikit pihak yang menginginkan orang nomor satu di Republik Indonesia itu diganti.

Editor: Brilliant Awal



Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR