180709235041-fisip.jpg

prfmnews.com

Fisip UIN SGD Bandung Buka Prodi Ilmu Politik

Bandung Raya

Senin, 9 Juli 2018 | 23:50 WIB

Wartawan: Nana Sukmana

FAKULTAS Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) UIN Sunan Gunung Djati Bandung tahun ini membuka program studi baru yakni ilmu politik. Dengan demikian jumlah prodi yang diselenggarakan menjadi empat, yakni sosiologi, manajemen, administrasi publik, dan ilmu politik.

Menurut Ketua Tim Perumus, Dr. Asep Sahid Gatara, M.Si., penyelenggaraan prodi ilmu politik ini berdasarkan surat keputusan dari Dirjen Dikti Kemenristek Dikti tanggal 15 Maret 2018.

Dikatakannya, karena surat keputusan agak terlambat turunnya, prodi baru ini diselenggarakan melalui program penerimaan mahasiswa baru dari jalur mandiri.

"Kami tidak dapat menerima mahasiswa melalui jalur SNMPTN dan SBMPTN karena SK-nya baru kami terima tanggal 15 Maret lalu. Oleh karena itu, kami membukanya melalui jalur Mandiri yang sudah kami lakuan sejak Juni sampai 12 Juli yang akan datang," kata Asep kepada "GM" di Kampus I, Jalan A.H. Nasution, Cibiru, Kota Bandung, Senin (9/7/2018).

Asep menegaskan, calon mahasiswa yang berminat untuk mengikuti studi ilmu politik di perguruan tinggi negeri, Fisip UIN masih membuka peluang sampai dengan tanggal 12 Juli 2018.

"Kami menyediakan tiga kelas untuk program ilmu politik ini. Kuotanya sekitar 120 orang," jelasnya.

Program studi ilmu politik yang diselenggarakan Fisip UIN Sunan Gunung Djati Bandung, lanjut Asep, memiliki distingsi dari ilmu politik yang diselenggarakan di perguruan tinggi negeri lainnya.

"Salah satu pembedanya, yakni kami memiliki konsentrasi pada nilai-nilai Islam yang berbasis pada budaya lokal," jelasnya.

Sebagaimana visi UIN yakni sebagai perguruan tinggi Islam yang moderat dan berkemajuan alam bingkai "wahyu memandu ilmu", setiap program studi yang diselenggarakan di UIN selalu mendasari kajian dengan nilai-nilai Islam.

"Kami berharap, program studi ilmu politik ini akan menjadi penambah khazanah keilmuan bagi masyarakat Indonesia. Kami pikir, kajian kami memiliki nilai lebih dibandingkan dengan perguruan tingg lain," pungkas Asep.

Editor: Dadang Setiawan



Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR