180709161732-waduh.jpg

dok/galamedianews.com

H. Marlan, (Asisten 2 Setda Kabupaten Bandung)

Enam Pimpinan BPR Kerta Raharja Diisi Lulusan SMA

Bandung Raya

Senin, 9 Juli 2018 | 16:17 WIB

Wartawan: Ziyan

SEBANYAK enam dari 15 cabang PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kerta Raharja milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, masih diisi oleh Pimpinan Cabang lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keenam pimpinan cabang tersebut baru menjalankan tugasnya sebagai Pimpinan Cabang di Kecamatan Paseh, Pameungpeuk, Majalaya, Pangalengan (Kabupaten Bandung) dan Kecamatan Sindangkerta (Kabupaten Bandung Barat). Serta Pimpinan Cabang Kantor BPR Banjaran, yang memiliki aset mencapai kurang lebih Rp 43 miliar dan nasabah 20 ribu orang.

Asisten II Bidang Kesejahteraan dan Perekonomian Setda Kabupaten Bandung, H. Marlan mengakui, permasalahan yang dihadapi oleh BPR Kerta Raharja saat ini adalah seputar sumber daya manusia (SDM).

"Terkait pimpinan cabang ini memang saat ini sedang dibenahi, karena memang di BPR kekurangan SDM. Selain itu, yang dibenahi juga salah satunya dibentuknya Direktur Kepaturan BPR untuk mengatasi kredit macet," ujar Marlan saat ditemui di Komplek Perkantoran Pemkab Bandung, Soreang, Senin (9/7/2018).

Marlan mengungkapkan, masalah tentang pimpinan cabang tersebut dengan latar belakang pendidikan SMA merupakan warisan lama. Sehingga, kata dia, BPR Kerta Raharja membutuhkan waktu untuk membenahi permasalahan tersebut.

"Tapi, kalau memang memiliki pengalaman dan kinerja bagus akan dipertahankan. Kecuali kalau tidak bagus. Kualifikasi pendidikan yang akan dibahas juga nanti (evaluasi)," katanya.

Saat disinggung apakah penunjukan pimpinan cabang menjadi hak keputusan Direksi, pihaknya menegaskan hal tersebut tidak ada, sebab harus ada persetujuan dari dewan pengawas. "Karena BPR setiap tiga bulan sekali melakukan evaluasi kinerja, untuk meningkatkan kinerja BPR dan target," ujarnya.

Dirinya menambahkan, pada 2018 ini Pemerintah Daerah menyertakan modal ke BPR Kerta Raharja sebanyak Rp 5 miliar, dengan harapan bisa meningkatkan dana kredit termasuk pengembangan cabang-cabang yang ada.

Editor: Rahmat Sudarmaji

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR