180707102633-10-ca.jpg

Humas Pemkot Bandung

10 Camat Terbaik di Kota Bandung Diberangkatkan ke Korea Selatan

Bandung Raya

Sabtu, 7 Juli 2018 | 10:26 WIB

Wartawan: H. Dicky Aditya

PEMKOT Bandung akan memberangkatkan 10 camat ke Seoul, Korea Selatan selama sepekan. Nantinya 10 camat itu akan menimba ilmu secara singkat selama sepekan di negeri gingseng tersebut.

Semua camat yang diberangkatkan dianggap sebagai yang terbaik di Kota Bandung. Hal itu berdasarkan pada penilaian yang dilakukan pada 2016-2017 lalu terhadap 30 camat se-Kota Bandung melalui aplikasi sip.bandung.go.id dan juga peninjauan lapangan.

Dari hasil penilaian tersebut ada 10 camat yang memiliki kinerja baik, yakni Cinambo (93,56), Batununggal (89,89), Lengkong (88,08), Antapani (87,25), Cidadap (87,18), Cibeunying Kaler (87,14), Sukajadi (87,13), Coblong (87,05) dan Bojongloa Kaler (87,04).

Kabag Pemerintahan Setda Kota Bandung Anton Sugiana mengatakan kriteria penilaian berdasarkanberdasarkan kualitas pelayanan publik, kinerja penyelenggaraan tugas umum pemerintahan, ketertiban, kebersihan dan keindahan lingkungan hidup serta inovasi, kreatifitas dan peningkatan indeks kebahagiaan.

"Lebih baik, camat dinilai ketika interaksi dengan warga. Seperti makan malam bersama keluarga pra sejahtera, subuh keliling, Jumat keliling dan culinary night," kata Anton dalam siaran persnya, Sabtu (7/7/2018).

Dia melanjutkan, prosentase kegiatan di kelurahan juga ikut mempengaruhi terhadap kinerja di kecamatan. Sehingga masuk juga dalam proses penilaian karena saling berkaitan.

"Jadi kalau kelurahan dalam pelayanan baik, maka berpengaruh juga di kecamatan," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengapresiasi atas kinerja yang diperlihatkan oleh kesepuluh camat berprestasi tersebut. Dia berpesan kepada seluruh camat agar terus meningkatkan kinerjanya.

"Performa kecamatan di Bandung harus meningkat. Apapun itu, pelayanan kepada masyarakat yang terdepan," ucapnya.

Pria yang akrab disapa Emil juga meminta 10 camat berprestasi untuk memaksimalkan proses belajar yang dilakukan selama lima hari kedepan. Selain belajar ia meminta agar memotret lingkungan seperti infrastruktur untuk dijadikan bahan inovasi di Bandung.

"Hasil studi di Seoul nantinya dikumpulkan dalam bentuk digital, sehingga ada hasilnya selama kita belajar di sana," katanya.

Editor: H. Dicky Aditya



Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR