Perolehan Zakat di Masjid Al Haqq Bumi Asri Mekarrahayu Tiap Tahun Meningkat

Istimewa

Perolehan Zakat di Masjid Al Haqq Bumi Asri Mekarrahayu Tiap Tahun Meningkat

Bandung Raya

Kamis, 14 Juni 2018 | 19:30 WIB

Wartawan: H. Dicky Aditya

RAMADAN 1439 H membawa berkah tersendiri bagi jamaah khususnya pengurus Masjid Al Haqq, yang berlokasi di Kompleks Bumi Asri Mekarrahayu, RW 13, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung.

Hal ini menurut Ketua DKM Al Haqq,  Abdul Rozak,  maksud berkah disini boleh dibilang menjadi sejarah bagi DKM Al Haqq maupun RW 13, karena mendapat kunjungan safari ramadan dari kecamatan didampingi kapolsek yang langsung dipimpin Camat Margaasih, Drs. Asep Ruswandi SMi beserta rombongannya yaitu Kapolsek Margaasih Kompol Wowon Haryono, MUI Kecamatan Margaasih, H Wudi Insan Kamil, MUI Desa Mekarrahayu, H Ipin Supriatna, KUA Kecamatan, H Dede Wahidin dan Kades Mekarrahayu, H Herry Heriadi.

Rombongan tarling diterima Ketua RW 13, Karba, Ketua DKM Al Haqq, Abdul Rozak dan Ketua RW 12, Heri serta para tokoh masyarakat.

"Alhamdulillah mendapat kunjungan safari ramadan, bagi kami ini suatu kebahagian yang tidak terkira juga merupakan sejarah bagi kami," kata Rozak di sela-sela memantau penimbangan beras untuk zakat di selasar Mesjid Al Haqq, Kamis (14/6/2018).

Rozak yang didampingi Sekretaris DKM Al Haqq,  Agus Tito mengatakan, dalam kesempatan itu camat dan kapolsek dalam dialog atau pemaparannya menyoroti isu nasional yaitu masalah sampah lewat program nasionalnnya Citarum Harum dan pilkada serentak. Selain itu, juga menyumbang 50 buku iqra.

Lebih jauh Rozak mengatakan, keberkahan ramadan tahun 2018 ini dapat dilihat diantaranya dari jamaah sholat fardlu yang lima waktu maupun sholat tarawih yang dilakukan bada isya setiap malam pesertanya meningkat dari bulan biasanya.  Bahkan untuk jamaah sholat tarawih dan peserta i'tikaf jumlahnya meningkat dibanding tahun yang lalu. "Tahun ini, diawal ramadhan jamaah sholat tarawih membludak, dan diakhir ramadhan masih stabil shaf selalu penuh," katanya.

Dikatakannya,  kemudian perolehan infaq salat tarawih juga meningkat, di mana ramadhan tahun lalu memperoleh Rp 15 juta lebih, ramadan tahun ini lebih dari Rp 16 juta.

Di samping itu, peserta tadarus alquran juga meningkat, di mana ramadan tahun lalu diikuti  sekitar 15 peserta tetap, ramadan tahun ini sampai 25 peserta tetap.

Adapun untuk perolehan zakat infaq shodaqoh fidyah dan wakaf, menurut Rozak, ramadan tahun ini terdapat kenaikan yang cukup signifikan, di mana ramadan tahun lalu memperoleh Rp 34 juta lebih,  sedangkan ramadan tahun ini update per pukul 15.00 WIB sudah mencapai Rp 40.027.500.

"Ini sudah melebihi dari target Rp 35 juta dan ini pasti akan nambah, karena kita masih menerima titipan zakat sampai nanti malam. Alhamdulillah amanah ini, akan kami sampaikan kepada yang berhak menerimanya, " tegasnya yang juga didampingi Bendahara DKM Al Haqq,  H Dadan.

Tito menambahkan, dari proposal yang masuk dari mustahiq sebanyak 591 jiwa antara lain, warga RW 13 Bumi Asri Mekarrahayu, Kampung Babakan di RW 19 mulai RT 01 sampai RT 05. Selain itu, Panti Asuhan Al Bitsah, Panti Pijat Tuna Netra Marhgahayu Permai.

Perlu diketahui, zakat terdiri dari zakat fitrah dan zakat mal, di mana zakat fitrah yang diterima akan dibagikan semuanya untuk yang berhak, terutama fakir miskin, para pemulung sampah, yayasan yatim piatu dan tuna netra serta para mustahik lainnya baik perorangan maupun dari ormas pondok pesantren.

Adapun zakat mal akan digunakan sebagai beasiswa bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

Pembelian beras biasa atau raskin setiap bulan, lalu dibagikan secara cuma-cuma kepada warga/jamaah yang tidak mampu.

Rozak menambahkan, kemudian untuk operasional madrasah TPA/TKA Al Haqq, santunan kepada para pendidik/ustadz, dan sumbangan bagi warga atau masyarakat yang terkena musibah atau bencana.

"Jadi saya tegaskan disini, bahwa zakat yang dititipkan kami distribusikan semua kepada para mustahik. Tidak untuk operasional maupun pembangunan masjid. Adapun biaya operasional masjid berasal dari perolehan kencleng rutin setiap sholat jumat, donatur tetap dan infaq shodaqoh dari jamaah yang lain," tegas A Rozak.


Editor: H. Dicky Aditya

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR