180613205548-aher-resmi-tinggalkan-gedung-sate.jpg

Anthika Asmara

Aher Resmi Tinggalkan Gedung Sate

Bandung Raya

Rabu, 13 Juni 2018 | 20:53 WIB

Wartawan: Anthika Asmara

AHMAD Heryawan secara resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Gubernur Jawa Barat. Aher meninggalkan Gedung Sate per 13 Juni 2018.

Hal itu ditandai dengan upacara penyerahan memori jabatan yang berlangsung di Aula Barat Gedung Sate, Rabu (13/6/2018). Kursi kekosongan orang nomor satu di Jawa Barat ini digantikan oleh sekretaris daerah Jawa Barat Iwa Karniwa sebagai Pelaksana Harian (Plh).

Aher mengaku, tak terasa sudah 10 tahun berjuang untuk Provinsi Jawa Barat menyelesaikan berbagai persoalan. Kerja keras tersebut berhasil menorehkan 281 penghargaan dari berbagai pihak.

"Alhamdulillah banyak prestasi yang telah diraih. Ini bukan prestasi pribadi tapi berkat upaya bersama seluruh pihak," ujarnya.

Aher menjelaskan dari sisi makro, PDRB dan investasi Jabar terus meningkat. Begitupun IPM yang meroket dari rangking 16 di 2008 menjadi 10 secara nasional, mengalahkan Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Selain itu, Pemprov juga berhasil meraih predikat WTP sebanyak 7 kali berturut-turut dari BPK. Serta penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha dari Presiden atas kinerja tertinggi selama 3 tahun beruntun.

Meski meraih banyak prestasi, menurut Aher masih banyak masalah yang belum terselesaikan, dirinya meminta maaf kepada masyarakat atas kekurangannya selama ini menjabat sebagai Gubernur.

"Saya mohon maaf karena masih banyak kekurangan. Tidak ada yang sempurna, dan hanya dengan kebersamaan semua bisa sempurna," tuturnya.

Sementara itu Iwa Karniwa mengatakan, secara resmi serah terima jabatan sudah dilakukan dengan penyerahan aset yang selama ini digunakan Aher sebagai Gubernur, dirinya menerima sebagai sekda pengelolaan aset pemerintah daerah.

"Saya sudah menerima aset mulai dari kendaraan dan beberapa barang, termasuk aset rumah Pakuan juga sudah saya terima," kata Iwa.

Kemudian Iwa menjelaskan, bahwa dirinya juga resmi ditunjuk oleh menteri dalam negeri sebagai Plh, kata dia, sebagai Plh ada beberapa hal yang menjadi fokus pekerjaan, dan hal itu menjadi menambah beban kerja bagi dirinya.

"Pilkada dan Asian games itu menjadi fokus kami dalam kerja pemerintah daerah kedepan," ucapnya.

Kendati demikian lanjut Iwa, pihaknya dibantu oleh pihak kepolisian yang terus sinergis dengan pemerintah daerah, kemudian dirinya juga dibantu oleh ASN lain.

"Saya sudah mendapatkan dukungan dari Kapolda, kemudian saya akan merapat barisan semua ASN, untuk koordinasi penyelesaian pekerjaan prioritas pemerintah daerah," tuturnya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR