Musim Mudik Tahun Ini, Angka Keiminalitas dan Kecelakaan Turun

Ade Hadeli

Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto, melakukan pengecekan Pospam Tanjungsari, Selasa (12/6/2018).

Musim Mudik Tahun Ini, Angka Keiminalitas dan Kecelakaan Turun

Bandung Raya

Selasa, 12 Juni 2018 | 13:53 WIB

Wartawan: Engkos Kosasih

DIBANDINGKAN tahun sebelumnya, hingga H-3 Lebaran, Selasa (12/6/2018), situasi gangguan kriminalitas di secara keseluruhan di Jawa Barat mengalami penurunan 25 persen.

"Tahun lalu gangguan kriminalitas seperti pencopetan, penjambretan, pencurian dan lainnya mencapai 75 kejadian, dan tahun ini setelah saya cek secara keseluruhan di Jawa Barat pada hari yang sama mencapai 48 kejadian," kata Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto, kepada wartawan di Pos Pelayanan Lebaran 2018 di Unit Laka Lantas Cileunyi, Polres Bandung, Selasa (12/6/2018).

Selain angka kriminalitas, Agung menjelaskan tahun ini terjadi penurunan angka kecelakaan di wilayah hukumnya mencapai 42 persen. "Tahun lalu ada 18 kecelakaan lalulintas dan 13 orang meninggal dunia, sekarang atau pada hari yang sama 8 kejadian dan meninggal dunia 4 orang. Keempat kejadian itu, dua di antaranya bukan kejadian di jalur mudik, tetapi di jalan desa di Sukabumi dan Bogor," kata Agung.

Agung menjelaskan, arus mudik Lebaran di wilayah Jawa Barat terpantau tak ada kemacetan yang sampai stag atau menunggu lama di perjalanan. Meski sempat terjadi kepadatan kendaraan di Rest Area KM 87 Tol Cipali, itu karena banyak pemudik yang dengan bersamaan ingin melaksanakan shalat subuh.

Agung mengatakan, untuk mengurai kemacetan atau kepadatan di Tol Cipali, solusinya harus memperbanyak rest area dengan didukung berbagai fasilitas di rest area tersebut. Tahun depan rest area di Tol Cipali ditambah berikut fasilitasnya, sehingga masyarakat bisa memilih beristirahat di rest area supaya lalulintas lancar.

Lebih lanjut Agung mengatakan, jalur mudik selatan Jabar, yaitu di jalur Limbangan Garut terpantau lancar dan tak perlu ada solusi. "Tetapi jika arus kendaraan dari arah Bandung tujuan Tasikmalaya cukup tinggi, kendaraan dari arah Tasikmalaya tujuan Bandung distop dulu untuk dilakukan one way," katanya.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR