Selama Arus Mudik, Polres Cimahi Minta Delman Tak ke Jalan Utama

agus somantri

Ilustrasi

Selama Arus Mudik, Polres Cimahi Minta Delman Tak ke Jalan Utama

Bandung Raya

Minggu, 10 Juni 2018 | 17:42 WIB

Wartawan: Whisnu Pradana

POLRES Cimahi meminta para tukang delman (andong) di kawasan Cimindi, Kota Cimahi, dan Tagog, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), tidak masuk ke jalur utama selama arus mudik atau dari H-7 sampai H+7.

Hal ini untuk menghindari kemacetan parah yang kerap terjadi di kawasan Jalan Raya Amir Machmud, Cimindi, dan Jalan Raya Tagog Padalarang, mengingat di kawasan tersebut terdapat pasar tradisional yang buka setiap hari.

"Kami telah membuat komitmen ke para tukang delman agar tak masuk jalur utama selama arus mudik, agar kemacetan di Cimindi dan Tagog Padalarang tidak terlalu parah," ujar Kasatlantas Polres Cimahi, AKP Suharto, saat dihubungi, Minggu (10/6/2018).

Selain itu, untuk mengurai kemacetan, khususnya di Padalarang, pihaknya juga menyiapkan personel yang siaga melakukan kanalisasi atau pembatasan arus kendaraan yang datang.

"Karena di Padalarang ini kan pintu masuk kendaraan pemudik dari arah Cianjur dan Sukabumi, jadi perlu disiagakan personel kalau sewaktu-waktu perlu kanalisasi. Kawasan Tagog Padalarang ini juga salah satu titik trouble spot," katanya.

Bukan hanya itu saja, Polres Cimahi telah menyiapkan pos-pos pengamanan (pospam) yang siap melayani para pemudik, yang tersebar di empat titik, diantaranya di Cipatat, Cibeureum, Cisarua, dan Lembang.

"Kalau untuk pos pelayanan terdapat dua titik di Padalarang terutama di dekat pintu tol dan Alun-alun Cimahi. Serta rest area di setiap polsek," ucapnya.

Disinggung mengenai kepadatan arus mudik yang biasa melalui jalur Padalarang hingga ke Kota Cimahi, hingga kini masih terpantau ramai lancar.

Sejak pagi, kendaraan baik roda dua maupun empat masih terlihat normal seperti hari biasa meskipun mulai tampak kendaraan dengan plat nomer luar Bandung. Mereka banyak berasal dari arah Cianjur, Sukabumi, lalu dari Jakarta menuju Purwakarta dan melalui Cikalongwetan serta Padalarang.

"Pemudik yang melintas masih pemudik lokal dengan tujuan jarak dekat. Mungkin beberapa hari kedepan peningkatan kendaraan akan terjadi, apalagi jalur roda dua itu hanya satu, melintasi Cimahi saja," bebernya.

Suharto pun mengingatkan kepada para pemudik yang akan melakukan perjalanan supaya sebelum berangkat agar mengecek kesiapan kendaraan, mesin dan surat-suratnya, serta fisik pengemudi.

Tidak lupa periksa kondisi rumah terlebih dahulu, mulai listrik yang tak terpakai mesti dimatikan, keran air dan kompor gas dicek, dan kunci rumahnya. Sehingga selama mudik menjadi tenang dan bisa kembali dengan selamat.

"Hal-hal sepele seperti itu bisa jadi penyebab kecelakaan, karena konsentrasi pemudik terbagi antara berkendara atau memikirkan rumah. Jadi persiapkan segalanya jauh-jauh hari sebelum mudik," tandasnya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR