180610102754-warga-leuwigajah-resah-akibat-aksi-segerombol-anak-muda-ini.jpg

Whisnu Pradana

Warga Leuwigajah Resah Akibat Aksi Segerombol Anak Muda Ini

Bandung Raya

Minggu, 10 Juni 2018 | 10:27 WIB

Wartawan: Whisnu Pradana

WARGA RW 13 dan RW 02, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, dikagetkan dengan aksi tawuran yang dilakukan oleh segerombolan anak muda yang disinyalir merupakan anggota geng motor.

Aksi keributan yang terjadi pada hari Sabtu (9/6/2018), sore hari dan dini hari itu terjadi di sepanjang Jalan Sadarmanah. Menurut seorang saksi mata, Ipeng (36), gerombolan anak muda sudah berkumpul sejak sore.

Menurut pengakuannya, ia melihat beberapa orang mengenakan atribut geng motor berkumpul di seberang warung miliknya. Kemungkinan, mereka sedang menunggu lawannya.

"Iya kemarin sore itu sudah ramai ngumpul, ada sekitar 7 motor. Mungkin mau tawuran, tapi masih tunggu lawannya. Soalnya mereka pakai jaket geng motor," ujarnya saat ditemui, Minggu (10/6/2018).

Menurut Ipeng, akhirnya keributan sempat terjadi di Jalan Sadarmanah, tepatnya di dekat Kampung Saradan. Namun tak sampai meluas, sebab berhasil dipisahkan oleh warga sekitar.

"Informasinya memang waktu magrib itu ada tawuran di Saradan, tapi saya juga kurang tahu persis. Memang geng motor yang tadi sore berkumpul disini, soalnya ketua geng motornya memang anak kampung disini juga," katanya.

Malam harinya, warga Komplek Nusa Persada RW 13 yang sedang melaksanakan siskamling, juga melihat gerombolan motor yang berkumpul di tempat kejadian pada sore hari.

Saat didatangi, ternyata seorang dari gerombolan itu membawa sejenis senjata tajam berbentuk mandau tanpa gagang. Lantaran membahayakan, senjata tajam tersebut lantas dirampas.

"Tadi kita sedang ronda, melihat ada ribut-ribut di dekat Gang Keramat, kita coba datangi ternyata ada potensi tawuran lagi. Karena mereka ternyata geng motor yang tadi sore tawuran. Kita amankan senjata tajam dari mereka. Kata warga Gang Keramat sih anggota XTC Cijerah menyerang Brigez Leuwigajah," ungkap Agus Sukirman, warga Komplek Nusa Persada.

Ketika tengah berjaga, warga didatangi dua orang sopir angkot yang mengeluhkan adanya kerusakan pada angkot mereka lantaran terkena lemparan batu yang disinyalir masih dilakukan anggota geng motor yang sama.

"Tadi juga sopir angkot datang ke kami, mereka tanya ada geng motor yang ditangkap warga tidak, soalnya angkot mereka ada yang dilempar. Ternyata tawurannya ini meluas ke daerah Leuwigajah Permai," terangnya.

Menurut Agus, warga akan semakin rutin melaksanakan siskamling mengantisipasi kejadian tawuran antar geng motor, yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

"Pastinya akan siskmaling lagi, takutnya mereka kabur dan masuk ke komplek kami. Kami sudah laporkan juga ke pihak kepolisian, kebetulan seorang warga kami juga anggota kepolisian," tandasnya.

Editor: Dadang Setiawan



Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR