180609185244-mudik-lebaran-kemenkes-diminta-perbanyak-posko-kesehatan.jpg

Ziyan/Galamedianews.com

Mudik Lebaran, Kemenkes Diminta Perbanyak Posko Kesehatan

Bandung Raya

Sabtu, 9 Juni 2018 | 18:52 WIB

Wartawan: Ziyan

ANGGOTA Komisi IX DPR RI, Dede Yusuf meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk memperbanyak posko-posko kesehatan di sepanjang jalur mudik. Pasalnya, kondisi jalur mudik yang ada saat ini diperkirakan akan mengalami tingkat kepadatan yang lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Melihat bahwa masih banyak jalur mudik yang dalam tahap pembangunan. Pengalaman saya Jakarta-Bandung hari biasa perjalanan 3-4 jam, saat musim mudik bisa 6 jam. Tentu saat arus mudik lebaran bisa lebih bertambah waktunya. Kekhawatirannya ada antrian panjang, stuck seperti di brexit," ujar Dede di Baleendah, Kab. Bandung, Sabtu (9/6/2018).

Dede meminta kepada Menteri Kesehatan untuk standby dan memantau pos kesehatan, tenaga medis di jalur mudik serta tidak pulang kampung.

"Jangan sampai kosong (tidak ada pos kesehatan). Ibu Menteri bilang siap standby," katanya.

Menurutnya, Kemenkes juga harus terus menyosialisasikan kepada masyarakat agar mempersiapkan fisik saat hendak melaksanakan mudik. Sebab, di perjalanan potensi dehidrasi dan kelelahan bisa sangat terjadi bagi pengendara.

Dirinya menambahkan, sebagai Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Barat, pihaknya menerjunkan sebanyak 28 ribu pandega untuk membantu pihak kepolisian dalam mengatur arus mudik di wilayah Jawa Barat.

"Kita menurunkan 28 ribu pandega. Di setiap Kabupaten/Kota sebanyak 1000 orang. Mereka melaksanakan tugas di terminal, stasiun, pos kesehatan dan jalur mudik di pantura," ungkapnya.

Mantan aktor era 90'an itu menambahkan, anggota pramuka akan turun langsung dalam pengamanan arus mudik pada H-3 Hari Raya Idul Fitri hingga H+3 mendatang.

Editor: H. Dicky Aditya



Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR