180417182348-pedagang-pasar-cimindi-minta-pembangunan-diselesaikan.jpg

Whisnu Pradana

Pedagang Pasar Cimindi Minta Pembangunan Diselesaikan

Bandung Raya

Selasa, 17 April 2018 | 18:23 WIB

Wartawan: Whisnu Pradana

PARA pedagang Pasar Tradisional Cimindi meminta Pemerintah Kota Cimahi segera merampungkan lanjutan pembangunan atap. Pasalnya, hingga saat ini progres pembangunan atap pasar didiamkan begitu saja.

Ketua Forum Pedagang Pasar Cimindi, Mumuh (43), mengatakan belum beresnya pemasangan atap tersebut dikeluhkan para pedagang. Apalagi saat ini sudah memasuki musim hujan, padahal progres pembangunan diperkirakan sudah mencapai 80 persen.

"Bagian bawah pasar selalu digenangi air yang akhirnya becek dan kotor. Pedagang berharap pemasangan atap ini bisa selesai secepatnya," kata Mumuh, saat ditemui di Pasar Cimindi, Selasa (17/4/2018).

Pedagang juga kasihan dengan para pengunjung yang mengeluhkan hal yang sama. Beceknya area lantai pasar juga berdampak pada faktor keselamatan bagi pedagang dan juga pengunjung pasar.

"Karena yang datang ke pasar itu kan rata-rata ibu-ibu dan usianya juga jarang yang muda. Karena lantai ini becek, dan pastinya juga jadi licin. Kalau sudah ada yang celaka kan repot semuanya," sambungnya.

Kendati pembangunan atap tersebut sedang berjalan, namun Mumuh pesimis bisa selesai tahun ini. Terlebih, pembangunan atap itu sempat terhenti beberapa bulan karena berbagai alasan.

"Khawatirnya, kalau dipaksakan jadi akhir tahun, bangunannya tidak maksimal. Bukan hanya selesai saja, tapi secara kualitas dan keselamatan juga harus diperhatikan," ucapnya.

Selain belum rampungnya pembangunan, para pedagang pun saat ini berada dalam situasi kritis. Apalagi hak guna bangunan di pasar tersebut akan segera habis di tahun 2019 mendatang.

Dengan begitu, kata dia, apabila bangunan pasar tidak segera dimoderenisasi maka, pengunjung akan lebih memilih pasar yang lebih layak ketimbang datang ke Pasar Cimindi.

"Dulu kontrak guna bangunan itu 25 tahun ke pihak ketiga. Saya khawatir semakin ke depan semakin sepi pengunjungnya, karena kondisi pasar ini jauh dari kata layak" ucapnya.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR