Transportasi Online Kesulitan Atur Pembangian Kuota Kendaraan

dok

Transportasi Online Kesulitan Atur Pembangian Kuota Kendaraan

Bandung Raya

Sabtu, 13 Januari 2018 | 10:22 WIB

Wartawan: Brilliant Awal

PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat sudah mengeluarkan keputusan lima wilayah operasional transportasi online di Jawa Barat. Kelima wilayah ini mencakup wilayah operasi metropolitan Bandung Raya, metropolitan Cirebon Raya, metropolitan Bogor, Depok, Bekasi, Karawang, Purwakarta (Bodebekarpur), wilayah operasi daerah Sukabumi, dan wilayah operasi daerah Priangan. Selain wilayah operasional, keputusan gubernur tersebut juga mencantumkan batasan kuota kendaraan.

Untuk wilayah operasi Bandung Raya diberikan kuota sebanyak 4.542 kendaraan. Rinciannya adalah Kota Bandung sebanyak 2.919 kendaraan, Cimahi (476 kendaraan), Kabupaten Bandung (515 kendaraan), Bandung Barat (504 kendaraan), serta Sumedang (128 kendaraan).

Ketua Koperasi Jasa Himpunan Transportasi Online Bersama (KHTOB), Michael Pratama Jaya mengaku masih kesulitan mengatur pembagian kuota tersebut. Pasalnya pembagian kuota yang dilakukan Pemprov Jabar hanya berdasarkan domisili perusahaan saja.

"Sedangkan keanggotaan koperasi, yang daftar TNKB-nya (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) tidak hanya di Kota Bandung, ada dari Cimahi, KBB (Kabupaten Bandung Barat) dan lainnya. Jadi kuota yang diberikan ke kami hanya diberikan kepada anggota yang TNKB-nya Kota Bandung saja," ujarnya saat on air di PRFM, Sabtu (13/1/2018).

Kalau seperti ini, lanjut Michael, setiap badan usaha harus punya cabang yang akan mengatur anggotanya (driver-red). Ia pun menilai, pembagian kuota tersebut masih sangat minim.

"Tapi kami berharap, pembagian kuota ini dilakukan secara bertahap. Setelah pembagian kuota saat ini selesai, kami akan mengajukan lagi," paparnya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR