Anak PAUD di Cimahi Harus Punya KIA

net

Ilustrasi.

Anak PAUD di Cimahi Harus Punya KIA

Bandung Raya

Minggu, 17 Desember 2017 | 17:46 WIB

Wartawan: Laksmi Sri Sundari

DINAS Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cimahi menargetkan seluruh anak usia 0-6 tahun atau usia Paud (Pendidikan Anak Usia Dini) memiliki Kartu Identitas Anak (KIA) tahun ini. Hingga awal desember 2017 ini, pembuatan KIA untuk usia Paud sudah mencapai 80 persen dari yang ditargetkan sebanyak 13.000 anak.

Kepala Seksi (Kasi) Pendataan Penduduk Disdukcapil Kota Cimahi, Niagara Rahardja mengatakan, saat ini pihaknya terus menggenjot pembuatan KIA bagi anak usia Paud dengan memanfaatkan mobil keliling.

"Kita keliling ke sekolah-sekolah setiap hari agar semua anak usia Paud bisa memiliki KIA. Kami sangat optimis bisa mencapai 100 persen, apalagi masih ada waktu kurang lebih 10 hari lagi," terang Niagara saat dihubungi, Minggu (17/12/2017).

Menurutnya, saat ini pelayanan KIA lebih difokuskan untuk anak-anak Paud yang ada di tiga kecamatan, yakni Cimahi Utara, Cimahi Tengah, dan Cimahi Selatan. "Tahun depan baru kita targetkan untuk anak usia sekolah dasar," ucapnya.

Dalam melayani pembuatan KIA melalui mobil keliling ini, Disdukcapil Kota Cimahi bekerjasama dengan Himpunan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) kota dan kecamatan.

"Jadi mereka yang mengatur titik mobil keliling karena ada sekolah yang ngga bisa masuk mobil. Target Himpaudi se-kota cimahi juga bisa rampung sampai bulan desember untuk KIA bagi usia Paud ini," ucapnya.

Niagara menjelaskan, pihaknya sengaja melayani pembuatan KIA dengan menggunakan mobil keliling karena untuk efektivitas, efisiensi pelayanan kepada masyarakat.

Dijelaskannya, KIA diperlukan untuk mempertegas anak yang memiliki hak konstitusional sebagai warga negara Indonesia. Selain itu, KIA juga berfungsi bukan hanya sebagai tanda identitas, tapi bisa juga digunakan anak untuk mengurus administrasi, jika ingin membuat tabungan.

"Contohnya, dia mau nabung ke bank sudah bisa pakai nama sendiri dengan menggunakan KIA," terangnya.  

Seperti diketahui, Kementerian Dalam Negeri RI, melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, menugaskan Kota Cimahi untuk melakukan pelaksanaan awal KIA, karena tingkat cakupan akte kelahiran di Cimahi mencapai 67,5%.

KIA diperuntukan bagi anak usia 0-5 tahun dan usia 6-17 tahun kurang sehari.
Untuk anak berusia 0-5 tahun,  bakal memperoleh KIA berwarna merah muda yang tidak mencantumkan foto identitas, sedangkan anak berusia 6-17 tahun diharuskan ada fotonya.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR