Lima Pejabat Tak Lulus Open Bidding di Pemkab Bandung

Lima Pejabat Tak Lulus Open Bidding di Pemkab Bandung

Bandung Raya

Kamis, 7 Desember 2017 | 17:51 WIB

Wartawan: Dicky Mawardi

SEBANYAK lima  pejabat yang ikut Open bidding atau pengisian jabatan pimpinan tinggi secara terbuka di lingkungan Pemkab Bandung Barat dinyatakan tidak lulus pada tahap administrasi. Satu dari lima pejabat yang gagal berasal dari Kota Bandung yang ikut seleksi untuk jabatan Inspektur Daerah.

Keempat pejabat lainnya masih di lingkungan Pemkab Bandung Barat, yaitu dua pejabat mengikuti seleksi Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Ada yang gagal karena faktor usia yang melebihi batas maksimal serta terganjal riwayat atau rumpun jabatan.

Terdiri dari 6 pejabat yang ikut seleski Inspektur Inspektorat, 4 orang ikut seleksi kepala  Dinkes KBB dan 5 orang ikuti seleksi BPBD KBB.

"Sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS) ada batasan usia bagi jabatan tinggi pratama, maksimalnya yang ikut open bidding berusia 56 tahun. Kebetulan ada yang ikut open bidding usianya sudah di asat 56 tahun, jadinya tidak lolos seleksi. Ada pula yang terganjal riwayat atau rumpun jabatan,  minimalnya lima tahun memiliki jabatan yang sama atau ada kaitannya dengan jabatan yang dilamar. Contohnya, jabatan sekretaris dewan satu rumpun dengan sekretaris KPU dan kepala kesatuan bangsa dan politik (kesbangpol)," papar Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KBB, Asep Hikayat kepada galamedianews.com di Ngamprah, Kamis (7/12/2017).

Diakuinya, persyaratan open bidding sekarang jauh lebih ketat dibandingkan sebelumnya. Jika sebelumnya tanpa ada batasan usia maksimal sekarang dibatasi. Pejabat bisa bebas memilih jabatan yang dikehendaki, tapi sekarang dibatasi harus satu rumpun jabatan.

Lebih jauh Asep mengungkapkan, open bidding kali ini diikuti 20 pejabat dari internal Pemkab Bandung Barat dan satu orang dari Pemkot Bandung. Di antara pejabat-pejabat tersebut, ada yang pernah mengikuti open bidding pertama yang diselenggarakan Pemkab Bandung Barat.

"Pejabat yang pernah ikut open bidding diperbolehkan kembali mengikuti seleksi terbuka ini. Pasalnya, jabatan yang dilamarnya berbeda dan standar kompetensinya pun berbeda," ujarnya.

Editor: H. Dicky Aditya

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR