21 Kampus Akan Ramaikan Kompetisi Mobil Listrik Indonesia

Rio Ryzki Batee

21 Kampus Akan Ramaikan Kompetisi Mobil Listrik Indonesia

Bandung Raya

Rabu, 22 November 2017 | 19:06 WIB

Wartawan: Rio Ryzki Batee

POLITEKNIK Bandung (Polban) akan menggelar Kompetisi Mobil Listrik Indonesia (KMLI) yang diikuti 21 kampus se-Indonesia pada 23-25 November 2017. Dalam kompetisi tersebut akan menjadi ajang kreativitas dan melatih soft skill seperti kerja keras, tepat waktu, cerdas yang ada dalam proses pembuatan mobil listrik tersebut.

"Ini menjadi tahap penting bagi generasi muda untuk bisa meningkatkan minat dalam mengenal mobil listrik. Komunitas mobil listrik juga semakin meningkat diseluruh Indonesia yang menandakan semakin banyak yang berminat pada mobil jenis ini," ungkap  Direktur Politeknik Negeri Bandung (Polban), Rahmad Imbang Tri Cahyoni dikantornya, Jln. Gegerkalong, Kota Bandung, Rabu (22/11/2017).

Pihaknya memiliki keyakinan, dengan berbagai kompetisi yang dilakukan dalam bidang mobil listrik, kedepan akan lahir produk nyata dari mobil listrik tersebut. Oleh karena itu, hal tersebut terus dikejar dengan berbagai penelitian dan eksperimen terhadap mobil listrik.

Dengan semakin banyaknya masyarakat yang memakai mobil listrik, lanjutnya, akan menjadi modal kuat untuk perkembangan teknologi baru tersebut. Sehingga dengan kompetisi tersebut maka akan semakin mendorong peminat, terlebih dengan kelebihan mobil listrik yang ramah lingkungan.

"Mobil listrik merupakan mobil yang ramah lingkungan karena berbasis listrik. Dimana ini akan menjadi  solusi energi alternatif di masa yang akan datang," katanya.

Diakui Rahmad, salah satu yang menjadi persoalan dalam mengembangkan mobil listrik yakni bahan bakar dari listrik yang membutuhkan waktu untuk pengisian, yang relatif lebih lama dibanding mobil tenaga bahan bakar minyak. Sehingga solusi tersebut diharapkan hadir kedepan, terutama dari produk lokal di Indonesia.

"Saya yakin kalau ini akan dapat terus berkembang karena persaingan dengan sesama mobil berbasis listrik. Sedangkan mobil SMK tersebut berkompetisi dengan mobil lain berbasis bahan bakar minyak seperti bensin, solar dan lain sebagainya," ujarnya.

Rahmad menambahkan, dalam kompetisi tersebut diperlombakan enam kategori utama yakni Daya Tanjak, Percepatan, Pengereman, Slalom, Kecepatan dan Efisiensi.

"Kegiatan ini diharapkan dapat mengarahkan mahasiswa kepada kegiatan yang positif, produktif, inovatif dan kompetitif demi peningkatan daya saing bangsa di era globalisasi saat ini," tambahnya.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR