Jumlah Peserta Masih Minim, BPJS Kesehatan Harus Lebih Gencar Sosialisasi

ist

Jumlah Peserta Masih Minim, BPJS Kesehatan Harus Lebih Gencar Sosialisasi

Bandung Raya

Selasa, 14 November 2017 | 20:46 WIB

Wartawan: Andri Ridwan Fauzi

HINGGA saat ini, jumlah peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan masih berada di angka 67 juta orang. Angka tersebut, masih jauh dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 230 juta jiwa.

"Dari sekitar 230juta jiwa penduduk Indonesia, baru 67 juta jiwa yang menjadi BPJS Kesehatan. Tentunya ini, menjadi tugas atau PR bagi BPJS Kesehatan untuk membuat semua masyarakat menjadi peserta," ujar Anggota Komisi IX DPR RI, Khoerudin Amin usai menjadi pembicara dalam acara "Orientasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Pesantren yang digelar PP Persis bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI, Puteri Gunung Hotel, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Selasa (14/11/2017).

Dijelaskan, target hingga akhir tahun ini, peserta BPJS Kesehatan mencapai 80 juta jiwa. Untuk memenuhi target tersebut, maka BPJS Kesehatan harus memiliki strategi yang jitu untuk mewujudkan target tersebut.

"BPJS harus memiliki streategi dalam menambah jumlah peserta yang hingga akhir tahun ini jumlahnya ditargetkan mencapai 80 juta jiwa," ungkapnya.

Menurutnya, saat ini BPJS berada dalam kondisi kolaps. Karena pengluarannya lebih besar dibandingkan dengan pendapatan atau lebih besar pasak daripada tiang.

"Ya, saat ini kondisi BPJS Kesehatan sedang kolaps. Sehingga butuh strategi supaya pendapatannya lebih besar dibandingkan dengan pengeluaran," katanya.

Strategi yang perlu dilakukan salah satunya dengan meningkatkan dan menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat terkait BPJS Kesehatan. Karena BPJS Kesehatan ini, sangat diperlukan oleh masyarakat.

"Apalagi saat ini, semua penyakit bisa ditangani oleh BPJS Kesehatan termasuk penyakit stroke dan ginjal," terangnya.

Dengan sosialisasi masif yang gencar dilakukan, maka masyarakat akan terdorong untuk menjadi peserta BPJS Kesehatan.

"Jika masyarakat mengetahui akan manfaat dari BPJS Kesehatan, maka masyarakat akan terdorong dan memiliki kesadaran untuk menjadi peserta BPJS Kesehatan. Apalagi ini sebagai bentuk ikhtiar kita," tegasnya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR