Ini Manfaat Aplikasi SEHAT yang Diluncurkan Pemkot Bandung

Muhammad Rizal Yakub

Seorang warga melakukan registrasi pada aplikasi Layad Rawat di kawasan Cikawao, Kota Bandung, Selasa (14/11/2017).

Ini Manfaat Aplikasi SEHAT yang Diluncurkan Pemkot Bandung

Bandung Raya

Selasa, 14 November 2017 | 20:05 WIB

Wartawan: Rio Ryzki Batee

Aplikasi SEHAT (Sistem Elektronik Aplikasi Rujukan Terpadu) diharapkan dapat menjadi aplikasi kesehatan guna mempermudah pelayanan dari dokter untuk masyarakat Kota Bandung. Aplikasi tersebut hadir di kota Bandung memberikan kemudahan bagi dokter umum untuk konsultasi langsung ke dokter spesialis.

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil menuturkan, inovasi tersebut memberikan kemudahan bagi para dokter sehingga waktu bagi pasien akan lebih efisien. Dengan konsep digital maka dalam memberikan rujukan untuk berbagai penyakit lebih mudah.

"Dengan aplikasi ini maka dokter umum yang kesukitan untuk memberikan rujukan atau masukan mengenai penyakit yang dialami oleh pasien. Maka bisa menggunakan aplikasi dengan bertanya dan memberikan penjelasan sesuai penyakit yang diderita oleh pasien," tuturnya pada peresmian aplikasi tersebut di Balai Kota Bandung, Jln. Wastukencana, Kota Bandung, Selasa (14/11/2017).

Menurutnya, dengan apliaksi tersebut maka dengan memanfaatkan aplikasi tersebut maka akan lebih mudah dalam pelayanan yang juga meringankan biaya kesehatan.

"Kesehatan merupakan harta yang paling mahal, sehingga kita mendukung sistem jaminan kesehatan jadi tidak ada hari tanpa inovasi. Karena kenyataannya masih banyak masalah walaupun menjadi rujukan se Jawa Barat," katanya.

Kota Bandung, lanjutnya, memiliki 32 Rumah Sakit Umum, 75 Puskesmas, 90 klinik utama dan 2500 dokter praktek yang melayani 2,5 juta penduduk Kota Bandung. Sehingga terobosan ini dibutuhkan dalam menghilangkan miss komunikasi yang terjadi.

"Kota Bandung menjadi kota pertama yang memiliki teknologi konsultasi antar dokter, ini sangat penting karena masalah kesehatan sering terjadi di rumah sakit. Dengan sistem aplikasi sehat ini maka membuat dokter itu konsultasi online dg dokter spesial tanpa bertemu fisik sehingga mereduksi miskomunikasi,"jelasnya.

Dikatakannya dalam aplikasi ini terdaftar 30 ribu dokter ahli spesialis tidak hanya indonesia tapi seluruh dunia. Dimana diharapkan dapat merevolusi pelayanan kesehatan di Kota Bandung, Jabar bahkan Indonesia.

"Saat ini kan biaya kesehatan cukup mahal, dimulai dengan pemeriksaan kesehatan, rawat jalan maupun menembus obat, memakan biaya yang banyak. Maka dari itu hadirnya aplikasi SEHAT insya Allah mempermudah semua urusan kesehatan,"ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Rita Verita menjelaskan bahwa Aplikasi SEHAT salah satu inovasi pemerintah kota Bandung untuk Pembangunan Nasional khususnya dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

"maka dari itu, dalam rangka meningkatkan aksesibilitas, Aplikasi ini sangat membantu sekali para dokter untuk memberikan rujukan maupun pemeriksaan sebaik mungkin," ujarnya.

Rita menerangkan bahwa aplikasi tersebut bertujuan untuk mengurangi angka rujukan non spesialistik dari FKTP ke FKTRL, mengurangi angka antrian di RS, Menguatkan dokter umum di FKTP sebagai gate keeper Sistem Kesehatan Nasional dan Sarana transfer of knowledge dari dokter spesialis ke dokter umum di puskesmas.

Aplikasi SEHAT dihibahkan oleh Dr. Andrew Rochford sebagai founder dan CEO DOCTA dari Sydney Australia.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR