BPJS Ketenagakerjaan Minta Pemkot Cimahi Dorong Pekerja Harian Jadi Peserta

Whisnu Pradana

BPJS Ketenagakerjaan Minta Pemkot Cimahi Dorong Pekerja Harian Jadi Peserta

Bandung Raya

Rabu, 18 Oktober 2017 | 19:57 WIB

Wartawan: Whisnu Pradana

ASISTEN Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Cimahi, Benny A. Bachtiar, didampingi kepala dinas dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintahan Kota Cimahi dan Direktur RSUD Cibabat, menerima rombongan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cimahi yang dipimpin Ferry Azhari, di Ruang Rapat lantai 4 Pemkot Cimahi, pada Rabu (18/10/2017).

Pertemuan tersebut membahas perlindungan tenaga kerja jasa konstruksi yang ada di Kota Cimahi. Dalam pemaparanya Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cimahi, Ferry Azhari menyampaikan pentingnya perusahaan tercover oleh BPJS Ketenagakerjaan.

"Setiap perusahaan pemenang proyek wajib mendaftarkan proyeknya pada program jasa konstruksi BPJS Ketenagakerjaan di awal pengerjaannya untuk mendapatkan perlindungan program BPJS Ketenagakerjaan," ujar Ferry ditemui di lokasi pertemuan.

Tak hanya itu, Ferry juga menyampaikan kepada Benny agar mendorong setiap OPD agar mendaftarkan pekerja harian lepas masing-masing OPD pada Program Penerima Upah BPJS Ketenagakerjaan sesuai Perpres Nomor 109 Tahun 2013.

"Tentunya dengan memberikan jaminan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, mereka bisa dengan tenang melaksanakan tugas dan fungsinya masing-masing sebagai pelayan publik tanpa harus khawatir jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan selama menjalankan tugasnya," jelasnya.

Senada dengan itu Benny A. Bachtiar menegaskan jika pemerintah harus mendukung perihal kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan oleh pihak pelaksana jasa konstruksi dan OPD.

"Kepada masing-masing OPD untuk Jasa Kontruksi di Kota Cimahi, sebelum penandatanganan kontrak kerja setiap perusahaan, jasa konstruksi harus menyelesaikan dahulu kewajiban kepada BPJS Ketenagakerjaan" terangnya.

Menurut Benny, pentingnya hal tersebut dilaksanakan sehingga setiap tenaga kerja yang berada dalam ruang lingkup proyek jasa konstruksi mendapat perlindungan program BPJS Ketenagakerjaan yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.

"Hall ini guna mengantisipasi terjadi resiko kecelakaan kerja maupun kematian, bukan mendoakan yang jelek-jelek, tapi itu sebagai antisipasi," tegasnya.

Editor: H. Dicky Aditya

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR