Wapres JK Melayat Jenazah Wadan Sesko TNI

Adi Permana

Wapres JK Melayat Jenazah Wadan Sesko TNI

Bandung Raya

Jumat, 21 April 2017 | 17:37 WIB

Wartawan: Adi Permana

WAKIL Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla (JK)  datang ke Bandung untuk melayat jenazah Wakil Komandan Sekolah Staf dan Komando Tentang Nasional Indonesia (Sesko TNI), Marsma Asnan Muhidin yang meninggal Jumat (21/4/2017) pagi.

JK datang bersama rombongan kepresidenan di Sesko TNI AD Jalan RA Martanegara sekitar pukul 15.14 WIB. Ia langsung menuju Masjid tempat disalatkannya Jenazah.

Selain Wapres, hadir pula Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Wakil Gubernur Jawa Barat Dedy Mizwar, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Herrindra. Mereka tampak khidmat dan khusu menyalatkan jenazah.

Usai disalatkan, jenazah langsung dibawa ke halaman Sesko TNI AD untuk dilakukan prosesi penyerahan jenazah dari keluarga kepada pihak TNI untuk dilakukan pemakaman secara militer. Bertindak pada upacara penyerahan tersebut, Komandan Sesko TNI, Mayor Jenderal  TNI  (Mar) R M Trusono. Setelah proses penyerahan, jenazah langsung dibawa ke Taman Makam Pahlawan Cikutra.

Almarhum Asnan Muhidin meninggal dunia tadi pagi usai bersepeda sekira pukul 07.15 di Jalan Sentot Alibasjah arah Gedung Sate. Istri almarhum, Pansy Tribuana Kusumawardani mengenang mendiang suaminya seorang yang rela mengorbankan materi demi pekerjaannya.

"Saya itu itu pernah ya dia waktu jadi komandan dia bilang ke saya, 'Sy bulan ini kamu gak usah gajian ya, mau ngebenerin dulu (bangunan)', sampe segitunya dia mah gak tanggung-tanggung," ujarnya saat ditemui di rumah duka di Rumah Dinas Wadan Sesko TNI JL. RAA Martanegara, Sesko TNI Bandung.

Ia juga mengungkapkan selama ini hubungannya dengan suami layaknya sahabat karena sang suami dikenal sangat senang bergurau dan semangat berbagi. "Gak kaya suami istri kaya sahabat becanda terus, saya ini masih gak nyangka dia baik banget sama anak-anak juga baik, panti yatim juga dia urusin," tandasnya.

Ia juga mengenang kedekatan sang suami dengan anak-anaknya. Suaminya selalu mendidik sang anak dengan kemandirian dan kasih sayang. "Sama anak-anak deket banget dulu pas masih pada kecil aja jalan-jalannya, suka ngajak hiking terus kemah terus tengah malem di bikinin cokelat panas mi makan bareng orangnya seneng sama anak-anak," tuturnya.

Almarhum merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1984. Mendiang juga diketahui sempat menjabat sebagai Ajudan Wakil Presiden Jusuf Kalla tahun 2004-2009 silam.

Semasa hidup, almarhum mendapatkan 14 tanda jasa dan bintang jasa terakhir Satya Lencana Dharma Dirgantara. Kepergian Asnan meninggalkan empat orang anak dan seorang istri.

Editor: H. Dicky Aditya

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR