180809160137-kawan.jpg

Dally Kardilan

Kendaraan yang terparkir di depan hotel diledakan oleh teroris saat anggota Brimob mendekat.

SIMULASI ASIAN GAMES 2018

Kawanan Teroris Kuasai Hotel di Subang, Seorang Sandera Dibunuh

Asian Games ke-18

Kamis, 9 Agustus 2018 | 16:01 WIB

Wartawan: Dally Kardilan

GELARAN Asian Games 2018 yang berlokasi di wilayah Subang ternyata mendapat terror dari teroris hingga menyandera tamu dan atlet yang menginap di Hotel Betha, Subang. Mereka mengancam akan meledakkan bom bila tuntutannya tidak dipenuhi dalam kurun 10 jam untuk  membebaskan teroris yang ditahan di seluruh Indonesia serta meminta disiapkan helikopter.

Kapolres Subang yang mendapat laporan dari petugas patroli karena ada ledakan di hotel serta diketahui telah dikuasai kawanan teroris, akhirnya melakukan strategi sambil terus melakukan negoisasi dengan kelompok teroris yang ada di hotel.
Namun para teroris merasa diabaikan tuntutannya hingga salah seorang tamu sebagai sandera dibunuh dengan cara menembaknya.
Demikian pula kendaraan yang terparkir ada yang diledakan dan ancaman pun terus diberikan para teroris, sementara Kapolres telah mendatangkan pasukan gabungan Polri dan TNI dari kesatuan Rider 303 Cianjur pun menyusun strategi darat dan udara.

Dua helikopter, 2 panser dan kendaraan taktis dari Brimob Polda Jabar berikut pasukan anti terroris diturunkan guna membebaskan para teroris hingga berhasil masuk lewat jendela setelah turun dari pesawat heli.

Sementara tim Jibom yang menyasar berhasil meledakkan pintu utama masuk hotel. Setelah aman baru pasukan melakukan evakuasi dan beberapa teroris dilumpuhkan dengan ditembak karena melawan, serta ada yang ditangkap karena menyusup bersama para sandera.

Suasana mencekam dengan beberapa kali suara ledakan dan tembakan ini merupakan simulasi pengamanan dalam rangkan Asian Games dengan sandi Operasi Among Raga Lodaya 2018 yang berlangsung di Hotel Betha Jalan Ahmad Yani, Subang, Kamis (9/8/18) hingga ruas jalan menuju tempat itupun sudah 2 hari kebelakang disterilkan dan untuk kendaraan dialihkan ke beberapa jalan yang sebelumnya satu arah menjadi 2 arah untuk sementara kegiatan berlangsung.

Kegiatan ini disaksikan  oleh Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto dan jajarannya  termasuk Kapolres yang ada venue juga Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, Asops Panglima TNI,  As Ops Kapolri, Direktur Penindakan BNPT, Kadiv Humas Polri, Sekda Jawa Barat,Kakor Sabhara Baharkam Polri, Dan Pas Gegana Kor Brimob, Waka Polda Jabar, Danrem dan Dandim, serta Wakil Ketua Indonesia Asian Game Oeganizing Committee (Inasgoc), Letjen TNI Purn. Sjafrie Sjamsoeddin.

Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Besar Harto Karyawan menyatakan, hal yang telah dipelajari dan dilakukan pada simulasi pengamanan menjelang pelaksanaan Asian Games agar dipedomani hingga pada saat ada gangguan dan semoga tidak terjadi gangguan yang sebenarnya. Bisa diatasi dan bertindak sesuai prosedur yang berlaku hingga tindakan tegas bila memang diperlukan.

Hal senada pun diungkapkan Kapolda Jabar, Irjen Pol Agung Budi Maryoto agar seluruh Kapolres yang hadir melakukan pelatihan dan strategi pengamanan karena waktu masih cukup hingga hari H pelaksanaan Asian Games.

"Kita tetap berharap jalannya gelaran Asian Games berjalan aman dan lancar tidak hanya di wilayah Jawa Barat, tetapi propinsi lain termasuk Indonesia tetap kondusif," ujarnya.

Menurut Kapolres Subang, AKBP Muhammad Joni usai pelaksanaan simulasi menjelaskan kalau kalau anggota yang dilibatkan pada kegiatan tersebut sebanyak 419 orang, terdiri dari gabungan anggota Polri dari berbagai satuan fungsi, termasuk Brimob dan TNI dari Kodim 0605, Yonif 312 Kala Hitam, Subang dan Yonif Raider 303 Cianjur, Lanud Suryadarma, serta Basarnas, Pemadam Kebakaran dan Dishub. Subang.



Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR