Curi Sepeda Motor Teman, BS Kembali Mendekam di Penjara

TKP

Rabu, 14 Agustus 2019 | 19:05 WIB

190814192656-curi-.jpg

Laksmi Sri Sundari

BS alias Beben (25) kembali harus berurusan dengan pihak kepolisian, karena kedapatan melakukan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), beberapa waktu lalu. Sebelumnya, Beben pernah masuk penjara atas kasus yang sama.

Kali ini Beben membawa kabur sepeda motor Suzuki FU dengan nomor polisi D 2551 HH, yang tak lain milik temannya sendiri. Sepeda motor itu diambilnya dari sebuah kantor jasa pengiriman di Ruko Duta Regency Jalan Cihanjuang, Cibabat, Kota Cimahi pada 19 Juli 2019 lalu.

Kapolres Cimahi, AKBP Rusdy Pramana Suryanagara mengatakan, aksi tindak pidana Curanmor ini terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Pelaku saat itu memanjat sebuah tiang besi yang berada di dekat ruko.

"Pelaku masuk melalui lantai dua," kata Rusdy di Mapolres Cimahi Jln. Amir Mahmud, Rabu (14/8).

Saat itu, pelaku langsung masuk ke sebuah kamar dan membawa dua buah handphone. Kemudian turun ke lantai bawah untuk memasukan sepeda motor ke dalam ruko, yang sebelumnya dipinjam pelaku dari temannya.

"Jadi temannya itu bekerja di ruko tersebut. Pelaku juga pernah bekerja di sana, namun sudah keluar. Jadi sudah tahu situasi disana seperti apa," ujar Rusdy.

Kemudian ketika berada di dalam ruko, pelaku melihat ada empat unit sepeda motor. Merasa tergoda, pelaku akhirnya mencari kunci kontak dan akhirnya menemukannya dalam dus sepatu. Setelah menemukan salah satu kunci motor, pelaku lalu membawanya keluar ruko untuk dibawa kabur.

"Jadi ketika pemilik lengah, pelaku ambil barang bukti berupa sepeda motor," tutur Rusdy.

Pelaku sempat menjual sepeda motor temannya itu. Pihaknya pun masih mengembangkan kasus itu untuk mencari adanya keterlibatan pelaku-pelaku lainnya. "Motornya sempat dijual. Pelaku ini residivis atas perkara yang sama. Kita akan kembangkan lagi," pungkasnya.

Kepada petugas Beben mengaku niatnya memang akan mengembalikan sepeda motor yang dipinjamnya. Namun melihat kunci motor, pelaku pun tergoda dan membawa sepeda motor itu ke wilayah Bandung Timur.

"Dijual baru dibayar Rp 1 juta, belum lunas keburu ketangkap," ucapnya.

Atas perbuatannya, pelaku melanggar Pasal 363 KUHPidana, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR