Penjara Altamira Brasil

57 Tewas 6 Dipenggal, Bentrokan Berdarah Tahanan Gunakan Kepala Geng Lawan Layaknya Bola Sepak

Crime Story

Selasa, 30 Juli 2019 | 14:14 WIB

190730141323-bentr.jpg

dailymail

Warning: Graphic content.

Video mengerikan dari perkelahian berdarah di penjara Brasil membuat netizen bergidik. Bagaimana tidak, dalam video tadi terlihat bagaimana sejumlah anggota geng penghuni rumah tahanan memainkan penggalan kepala anggota geng lawan layaknya bola sepak. Pemandangan tak terbayangkan itu terekam di atap penjara usai kerusuhan yang menewaskan  57 orang napi.

Dikutip dari DailyMail kemarin, adegan yang kemudian viral itu melibatkan enam narapidana Altamira yang berkeliaran di atap Altamira Regional Recovery Center,  negara bagian Pará, Brasil utara. Mereka menggunakan kepala manusia sebagai bola untuk permainan sepak bola. Rekaman ramai di media sosial  beberapa jam setelah bentrokan pecah.

Sickening.

What the..

Viral dalam hitungan jam.

Anggota geng dari salah satu blok penjara dilaporkan menyerbu lorong lainnya dan melakukan aksi pembakaran sekitar pukul 07.00 pagi. Enam belas dari 57 orang tewas dipenggal dalam kerusuhan yang berlangsung lima jam itu. Demikian dikatakan pejabat departemen pemasyarakatan pemerintah negara bagian Para.

Media lokal Oservador mengungkap, anggota geng dari Blok A yang menyerbu Blok B   mengunci sebuah ruangan dan membakarnya hingga banyak tahanan mati karena sesak napas. Polisi militer pun diturunkan dan bernegosiasi dengan para tahanan yang membarikade diri di blok sel.

Insane.

Sebagian tewas akibat sesak napas dalam aksi pembakaran.

Media Brasil juga melaporkan  dua petugas penjara turut disandera dalam konflik berdarah ini tetapi akhirnya dibebaskan setelah negosiasi dengan polisi sipil dan Kantor Kejaksaan setempat. Video menunjukkan asap membubung dari salah satu bagian gedung penjara.

Penjara Altamira sendiri memiliki kapasitas 200 tahanan tetapi dihuni oleh 311 tahanan. Outlet berita Brazil G1 menyebut pihak berwenang belum memberikan detail mengenai dua geng yang terlibat dalam serangan mematikan itu. Perkelahian antarorganisasi kejahatan ini pun dikhawatirkan  memicu aksi pemberontakan susulan.

Polisi militer ikut diterjunkan mengamankan penjara.

Overcapacity.

Kekerasan di penjara Brasil, khususnya  antargeng tidak jarang terjadi. Sebelumnya kerusuhan massal juga merenggut nyawa 55 tahanan pada bulan Mei lalu. Aksi berdarah Senin kemarin menjadi “pembantaian penjara” terbesar kedua tahun ini.

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR