Dispernakan KBB Terjunkan Puluhan Petugas Pemeriksaan Hewan Kurban

Bandung Raya

Senin, 29 Juli 2019 | 17:51 WIB

190729175215-dispe.png


PULUHAN petugas pemeriksaan kesehatan hewan kurban akan diturunkan oleh Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat pada 4 Agustus 2019 mendatang. Mereka akan disebar untuk memeriksa hewan kurban sapi dan domba/kambing di setiap titik yang berjumlah mencapai 340 lapak.

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan pada Dispernakan Kabupaten Bandung Barat, Wiwin Aprianti mengatakan, pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan layak dikurbankan menjelang Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah pada 11 Agustus mendatang.

"Petugas dari kami (Disnakan) mencapai 70 orang. Kami juga dibantu dari Fakultas Kedokteran Hewan Unpad sebanyak 16 orang serta dokter hewan dari Rumah Sakit Hewan milik Pemprov Jabar sekitar 8 orang," ujar Wiwin saat ditemui di Komplek Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Ngamprah, Senin (29/7/2019).

Wiwin menyebutkan, para petugas tersebut akan mulai diterjunkan ke lapangan pada 4 Agustus mendatang, karena pada 31 Juli ini akan ada pelepasan petugas kesehatan hewan oleh Gubenur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Selanjutnya, pada 1 Agustus akan ada sosialisasi persiapan kurban yang akan disampaikan langsung oleh Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna.

"Nanti diihadiri sebanyak 300 orang dari kalangan ulama, aparat pemerintahan kewilayahan hingga petugas hewan kurban. Diharapkan semua bisa berjalan dengan lancar hingga hari H nanti," katanya.

Selain menurunkan petugas kesehatan, lanjut dia, pihaknya juga menyiapkan 10 ribu kalung kesehatan hewan sebagai tanda bahwa hewan kurban yang dijual di lapak tersebut dalam kondisi sehat, layak serta memenuhi persyaratan sesuai dengan syariat Islam.

"Kami siapkan 10 ribu kalung untuk memberikan tanda bahwa hewan kurban yang sudah diperiksa sehat dan layak dikonsumsi masyarakat. Kalau yang tidak berlabel itu tidak boleh di jual," ujarnya.

Pada tahun ini ada 2.800 ekor sapi serta 8.000 ekor domba/kambing yang disiapkan untuk hewan kurban. Jumlah ini, kata Wiwin, mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya.

"Yang naik itu biasanya hewan sapi, karena banyak juga yang ikut kurban di tahun ini. Kenaikan untuk sapi sekitar 10 persenan," ungkapnya.

Dirinya menambahkan, pada hari H nanti petugas pemeriksa daging kurban (post mortem) akan memeriksa serta memantau ke sejumlah tempat penyembelihan hewan kurban, agar memastikan daging dalam kondisi sehat dan layak dikonsumsi.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR