Di Laga Kontra Bali United, Persib Dukung Gerakan Nasional Kembali Berbusana Nusantara

Persib

Jumat, 26 Juli 2019 | 21:27 WIB

190726213100-di-la.jpg

persib.co.id

Ada yang unik pada pertandingan Persib melawan Bali United di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Jumat (26/7/2019). Sebagian besar bobotoh melihat ada perbedaan busana yang dikenakan seluruh anggota Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan Persib.

Seluruh Panpel mengenakan pangsi (pria) dan kebaya (perempuan), yakni busana tradisional asli Jawa Barat. Berpakaian serbahitam ala pangsi berpadu dengan iket di kepala, Budhi Bram Rachman dan rekan tampak tetap gagah, rapi dan gesit dalam menjalankan tugas sebagai Panpel.

Baca Juga: Aqil Savik Debut, Persib Dipermalukan Bali United

Tampil beda dengan gaya tradisional bukan tanpa alasan. Ini merupakan satu langkah dari Manajemen PT. Persib Bandung Bermartabat (PBB) dalam ngamumule (memelihara) budaya Sunda.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Direktur PT PBB, Teddy Tjahjono. "Ya, kami dari Persib memang sangat mendukung gerakan yang digagas pemerintah, yaitu Gerakan Nasional Kembali Berbusana Nusantara. Salah satu bentuk dukungan kami ya seperti sekarang ini, semua Panpel mengenakan Pangsi dan Iket saat bertugas," kata Teddy di laman resmi klub, Jumat (26/7/2019).

"Saya harap bukan untuk hari ini saja. Kalau bisa setiap pertandingan semua Panpel bisa mengenakan Pangsi dan Iket," lanjutnya.

Baca Juga: Gol Cepat Lilipaly Bikin Persib Tertinggal

Tak hanya itu, pria penyuka olahraga tenis dan sepakbola ini juga mengajak seluruh bobotoh agar turut mendukung serta melestarikan budaya Nusantara.

Belakangan ini pemerintah memang tengah gencar menggaungkan pengembalian identitas budaya Bangsa Indonesia. Melalui Gerakan Nasional Kembali Berbudaya Nusantara, pemerintah berharap nilai-nilai luhur adat budaya yang mulai hilang bisa dihidupkan kembali.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR