Serentak 200 Desa di Kabupaten Bandung, Sosialisasi Pilkades Harus Lebih Gencar

Pemilu

Jumat, 14 Juni 2019 | 12:54 WIB

190614125554-seren.jpg

Engkos Kosasih

JELANG pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) yang melibatkan 200 desa di Kabupaten Bandung pada 27 Oktober 2019 mendatang, sosialisasi kepada masyarakat semakin masif dan gencar.

Tokoh masyarakat Desa Karang Tunggal Dahlan Maulana mengatakan, dalam sosialisasi pelaksanaan pilkades ini, dengan harapan saat pelaksanaan pilkades tepat sasaran, tepat fungsi dan tepat aturan sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bandung.

"Ada sinkronisasi aturan yang digulirkan Pemkab. Bandung dengan jajaran muspika maupun panitia pilkades. Dengan harapan dalam pelaksanaan pilkades nanti dilaksanakan secara aman, tertib dan tidak terjadi hal-hal yang tak diharapkan," ungkap Dahlan kepada galamedianews.com di Desa Karang Tunggal, Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung, Jumat (14/6/2019).

Menurutnya, untuk menciptakan pilkades yang aman,  tertib dan kondusif itu, semua pihak harus melaksanakan tahapan pilkades sesuai aturan.

Ia juga berharap dalam pelaksanaan pilkades harus memerhatikan bidang pendidikan, hukum dan kesehatan dari masing-masing bakal calon kepala desa. Misalnya, dalam bidang pendidikan harus ada ketegasan dalam persyaratannya.

"Dalam bidang pendidikan, persyaratan yang dipermasalahkan dan tidak dipermasalahkan harus ada kejelasan. Soalnya dalam bidang pendidikan sangat rawan, khususnya dalam kepemilikan ijasah yang dipertanyakan. Termasuk dalam bidang hukum, warga yang sudah sempat menjalani proses hukum selama lima tahun bagaimana?" katanya.

Dahlan juga berharap, semua panitia pilkades harus dibekali bimbingan teknis dengan harapan mereka tahu aturan yang harus dilaksanakan.

"Tak hanya itu, warga yang diketahui akan mencalonkan diri menjadi kepala desa untuk dilibatkan dalam sosialisasi. Supaya mereka tahu tentang aturan yang harus dilaksanakan dalam pilkades. Siapapun yang berkepentingan dalam pilkades, harus melek informasi," ungkapnya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR