Kini Ingat Akhirat, Paul Pogba Ungkap Alasan Dirinya Memeluk Islam

Soccer

Rabu, 12 Juni 2019 | 14:03 WIB

190612140319-tingg.jpg

dailymail

Mengakhiri musim dengan hasil jauh dari harapan bersama Manchester United, Paul Pogba memilih menjalankan umrah memasuki Ramadan lalu. Mengaku tak dibesarkan secara Islam, pesepak bola berpaspor Prancis itu akhirnya memutuskan menjadi seorang muslim di usia dua puluh tahunan. Lebih jauh ia mengungkapkan alasan yang melatarinya memeluk agama Islam.

Dikutip dari DailyMail kemarin, berbicara dalam program podcast New Life The Times, Pogba buka-bukaan mengenai keyakinan yang dianutnya. Meski ibunya sama-sama beragama Islam, menurutnya tak serta merta dirinya menjadi muslim. Banyak yang dipertanyakannya sebelum Pogba akhirnya menjadi mualaf. Melalui periode sulit, didukung sejumlah teman ia mulai mendalami Islam yang diakui membuatnya menemukan kedamaian.

Pogba saat umrah terakhir bersama pemain Chelsea Kurt Zouma.

Pogba buka-bukaan di podcast.

Gelandang yang tetap menjadi target transfer Real Madrid musim panas ini mengungkapkan, Islam membantunya menjadikan orang yang lebih baik. Ketika ditanya apa arti menjadi seorang muslim baginya, Pogba mengatakan, "Islam segalanya bagiku. Keyakinan yang membuatku bersyukur untuk semuanya.”

“Islam juga yang membuatku berubah, menyadari hal-hal penting dalam hidup ini. Tapi yang utama Islam membuatku merasakan kedamaian. Ini  perubahan terbaik dalam hidupku karena aku  tidak dilahirkan sebagai seorang muslim,” lanjutnya. Ia juga meluruskan persepsi negatif tentang keyakinan yang dianutnya.

Temukan kedamaian.

Bersama keluarga di Abu Dhabi.

“Islam tidak seperti gambaran orang yang mengaitkannya dengan terorisme... Apa yang kita dengar di media benar-benar berbeda. Islam itu indah, Anda  harus tahu ini,” katanya. Setelah musim yang mengecewakan dengan United, bersama  bek Chelsea Kurt Zouma, Pogba pun merasakan kedamaian saat berziarah ke tanah suci ke Mekah bulan lalu.

Lebih jauh ditanya mengapa  memutuskan menjadi seorang muslim di usia dua puluhan, Pogba yang kini tak lagi mengonsumsi minuman beralkohol dan sudah dikaruniai anak dari sang kekasih Maria Salaues tak menampik peran teman-temannya.

All squad in Mecca.

Bukan ziarah pertama.

“Aku punya banyak teman muslim dan kami selalu berdiskusi. Dan setelah mempertanyakan banyak hal dalam diri sendiri, aku mulai mendalaminya. Dan aku merasakan sesuatu yang berbeda. Aku merasa sangat baik dan sejak itu aku menjadi muslim. Aku wajib  salat lima waktu sehari, ini salah satu Rukun Islam.”

Salat menurutnya bentuk meminta ampunan sekaligus syukur atas semua karunia seperti kesehatan. “Islam benar-benar agama yang membuka pikiran dan membuatku menjadi lebih baik. Kita juga lebih banyak memikirkan tentang akhirat,” ungkapnya. Pogba juga menegaskan Islam mengajari hubungan antarmanusia termasuk saling menghormati.

"Islam ini segalanya."

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR