3 DPO Pembakar Polsek Tambelangan Menyerahkan Diri

Nasional

Rabu, 12 Juni 2019 | 13:56 WIB

190612135755-3-dpo.jpg

liputan6.com

Ilustrasi.


POLDA Jawa Timur kembali menahan tiga dari 21 DPO alias buron kasus pembakaran Polsek Tambelangan, Kabupaten Sampang, Madura, Rabu (12/6/2019). Mereka adalah Satiri (42), Bukhori alias Tebur (33), dan Abdul Rahim (49).

"Tiga orang ini termasuk 21 DPO itu," terang Kasubdit I Keamanan Negara (Kamneg) Dit Reskrimum Polda Jawa Timur, AKBP Suryono, Rabu (12/6/2019).

Menurut Suryono seperti dilansirkan merdeka.com, ketiga orang ini menyerahkan diri ke Polres Sampang, kemudian diserahkan ke Polda Jawa Timur untuk dilakukan pemeriksaan sebagai saksi.

Dari pemeriksaan itu, ketiganya memenuhi unsur-unsur keterlibatan dalam kasus pembakaran Polsek Tambelangan pada 22 Mei 2019 lalu. Sehingga statusnya dinaikkan menjadi tersangka dan dilakukan penahanan.

Dengan penahan ketiga orang ini, rinci Suryono, total ada sembilan orang yang ditahan, baik yang ditangkap, termasuk tersangka di luar 21 DPO maupun yang menyerahkan diri.

"Kemudian masih ada 13 orang lagi yang masih kita cari. Kita akan tetap cari, kalau tidak menyerahkan diri ya akan kita cari. Di kediamannya masing-masing (para DPO) sudah tidak ada," ungkapnya.

"Kami imbau kepada mereka untuk menyerahkan diri kepada kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," tegasnya.

Sebelumnya, pasca-pembakaran Polsek Tambelangan pada 22 Mei 2019 lalu, Polda Jawa Timur menangkap 10 orang terduga. Lima orang di antaranya ditahan, sisanya dilepas, serta menetapkan 21 orang sebagai buron.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR