Survei: Geser Google, Amazon Merek Nomor 1 Dunia

Ragam

Rabu, 12 Juni 2019 | 09:05 WIB

190612090854-surve.jpg

voaindonesia.com


AMAZON, perusahaan retail raksasa AS, menggeser posisi penguasa teknologi Apple dan Google, sebagai merek paling bernilai di dunia, menurut hasil sebuah survei, Selasa (11/6/2019).

Mengutip kantor berita AFP, voa Indonesia menyebut, nilai merek Amazon melonjak 52 persen menjadi $315 miliar (setera Rp4.410 triliun), kata lembaga riset pasar global, Kantar, dalam laporannya, 2019 100 Top BrandZ.

Amazon melesat ke posisi puncak dari peringkat ketiga mengalahkan Google, yang sebaliknya turun ke peringkat ketiga dari nomor satu. Sedangkan Apple bertahan di peringkat kedua.

"Didirikan oleh Jeff Bezos di garasi rumahnya pada 1994, raksasa retail yang bermarkas di Seattle itu naik ke posisi puncak karena serangkaian akuisisi bisnis penting, layanan konsumen yang mumpuni, dan model bisnis yang menciptakan pasar baru," ujar Kantar dalam laporannya.

“Serangkaian akuisisi pintar yang dilakukan Amazon, yang menghasilkan aliran pendapatan baru, penyediaan layanan konsumen yang luar biasa, dan kemampuan untuk tetap terdepan dibanding para kompetitornya dengan menyediakan ekosistem produk dan layanan yang sangat beragam, membuat Amazon terus mempercepat pertumbuhan nilai mereknya,” kata Kantar.

Lembaga yang dimiliki oleh grup periklanan Inggris, WPP, menambahkan bahwa Amazon “hampir tidak menunjukkan tanda-tanda” penurunan pertumbuhan nilai.

Jajaran sepuluh perusahaan dengan nilai valuasi merek teratas masih didominasi oleh perusahaan Amerika Serikat. Apple memiliki nilai valuasi $309,5 miliar, Google $309 miliar, dan Microsoft $251 miliar.

Perusahaan pembayaran, Visa, memiliki valuasi nilai terbesar kelima dengan hampir $178 miliar, sedangkan jejaring sosial Facebook berada di posisi keenam dengan hampir $159 miliar.

Untuk pertama kalinya, Alibaba mengalahkan Tencent sebagai merek Cina paling berharga.

Pemimpin e-commerce Alibaba berada di urutan ketujuh dengan $131,2 miliar atau naik dua peringkat dari tahun sebelumnya. Sedangkan Tencent turun tiga peringkat ke urutan delapan dengan $130,9 miliar.

Sering dengan meningkatnya peran Asia, 23 dari 100 merek global adalah perusahaan Asia, termasuk 15 dari Cina.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR