Bupati Bandung Minta Warganya Tolak Ajakan "People Power"

Bandung Raya

Rabu, 15 Mei 2019 | 06:36 WIB

190515063701-bupat.jpg

Engkos Kosasih

BUPATI Bandung  Dadang M Naser menolak tegas ajakan "people power" oleh pihak tertentu yang tidak terima  dengan hasil Pemilu 2019. Dadang menilai ajakan tersebut adalah sesuatu yang dapat merusak persatuan dan kesatuan NKRI.

"Jangan terpengaruh dengan isu-isu terkait dengan adanya people power, gerakan massa untuk tidak percaya pada hasil pemilu. Ingat persatuan lebih penting daripada hal hal lainnya. Silaturahmi harus tetap terjaga dengan baik," kata Bupati Bandung di Desa Cikitu Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung, Selasa (14/5/2019) malam.

Dadang juga menilai penyelenggaraan Pemilu 2019 di Kabupaten Bandung telah berjalan sesuai dengan prosedur dan UUD Pemilu. Adapun segelintir orang yang menyerukan penyerlenggaran pemilu curang, ia menilai itu hanya oknum yang tidak dapat menerima hasil pemilu.

"Alhamdullilah pemilu di Kabupaten Bandung sudah sesuai prosedur yang dikehendaki. ada isu kiri kanan ini jangan dipercaya itu adalah hoaks. Sistem sudah berjalan sedemikian rupa," papar Dadang.

"Saya minta masyarakat percaya kepada KPU dan Bawaslu. Saya sendiri kalau  secara pribadi kecewa. Karena saya ketua partai turun 1 kursi. Kalau saya bicara kewenangan, saya bisa intervensi. Tapi saya tidak melakukan itu. Tidak ada yang bisa direkayasa di dalam kontek ini pemilu saat ini," tegasnya.


Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR