Masuki Musim Kemarau, Waspadai Karhutla

Nasional

Minggu, 14 April 2019 | 21:47 WIB

190414215204-masuk.jpg

ppid.menlhk.go.id

GUBERNUR Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengingatkan seluruh masyarakat mengenai bahaya kebakaran lahan dengan lebih berhati-hati dan tidak melakukan pembakaran lahan, terutama mendekati musim kemarau pada tahun ini.

"Kita semua harus saling mengingatkan antara satu dan lainnya tentang bahaya dari kebakaran lahan yang sangat merugikan," katanya di Palangka Raya, Minggu (14/4/2019).

Baca Juga: BMKG : Bandung dan wilayah Jabar Minggu Siang Bakal Diguyur Hujan Disertai Kilatan Petir

Berdasarkan prakiraan BMKG, secara umum dapat disimpulkan awal musim kemarau di sebanyak 342 zona musim di Indonesia, umumnya dimulai pada April 2019 dan berlanjut pada bulan-bulan berikutnya.

Sugianto menjelaskan, pihaknya tidak ingin Kalteng dilanda kabut asap tebal akibat kebakaran lahan seperti beberapa tahun sebelumnya, sebab kondisi tersebut akan memberikan banyak kerugian bagi semua pihak.

Baca Juga: Waspada, Hari Ini Bandung Raya Tetap Diprediksi Hujan

Kerugian yang dimaksud, menurut dia, meliputi bidang kesehatan, pendidikan serta ekonomi. Bahkan jika kebakaran yang terjadi cukup besar, maka juga akan merugikan daerah lain di luar Kalteng bahkan negara lain.

"Meskipun saat ini masih sering hujan, namun tidak ada salahnya untuk saling mengingatkan dan bersikap waspada guna mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan," tuturnya.

Baca Juga: Ini Penyebab Suara Petir Jika Bandung Hujan di Malam Hari

Sugianto menginstruksikan kepada setiap pemerintah kabupaten/kota beserta jajarannya, untuk mempersiapkan dan memperbanyak kegiatan penyuluhan tentang kebakaran lahan sebagai tindakan pencegahan dini.

Sasaran utama penyuluhan adalah masyarakat dengan melibatkan ketua rukun tetangga, kepala desa maupun lurah, camat serta pihak terkait lainnya. Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman tentang bahaya kebakaran dan kepedulian untuk menjaga lingkungan.

Baca Juga: Sore Ini Diprediksi Bandung Raya Akan Diguyur Hujan Disertai Angin dan Petir

Pemkab maupun pemkot harus mampu mendorong setiap RT mengaktifkan kembali pos keamanan lingkungan atau yang biasa kita sebut pos kamling, sehingga setiap kawasan, masyarakatnya selalu siap dan siaga.

"Jangan pernah jenuh melayani masyarakat, dalam hal ini yaitu mengingatkan mereka untuk selalu berhati-hati. Tidak ada salahnya untuk selalu waspada guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.

Editor: Endan Suhendra

  • BERITA TERKAIT

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR