4 Pimpinan DPRD Garut Bakal Diperiksa Kejaksaan, Setwan Dikabarkan Sibuk Siapkan Data

Daerah

Selasa, 26 Maret 2019 | 22:54 WIB

190326230253-4-pim.jpg

dok/net

SOAL rencana pemanggilan empat pimpinan DPRD Garut oleh Kejaksaan Negeri Garut terkait dugaan korupsi BOP senilai Rp 46 miliar, hingga saat ini masihb sulit untuk di konfirmasi. Bahkan, saluran ponselnya keempat pimpinan dewan itu tidak aktif.

Berdasarkan informasi yang dihimpun galamedianews.com, perbincangan tentang rencana pemanggilan empat pimpinan DPRD di gedung wakil rakyat dan Sekretariat DPRD Garut sudah mulai terdengar. Bahkan, sekretariat DPRD sibuk menyiapkan data.

Baca Juga: Kajari Garut Segera Panggil Empat Pimpinan DPRD

Rencananya Kejaksaan Negeri Garut, akan memang empat pimpinan DPRD dalam waktu dekat guna dimintai keterangan. Hal ini mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan dan elemen masyarakat Garut.

Suryaman Anang, mantan anggota DPRD Garut, mengapresiasi langkah Kejaksaan Negeri Garut yang ingin membongkar dugaan kasus tipikor yang terjadi di DPRD Garut.

Baca Juga: Kejari Jangan Kompromi Tangani Dugaan Korupsi di DPRD Garut

"Seharusnya semua pejabat yang ada di Kesekretaritan di panggil. Soalnya, terdapat penyimpangan anggaran. Bukan saja satu Kasubag yang di panggil," ujarnya, Selasa (26/3/2019).

Suryaman menjelaskan, setiap kasubag memiliki anggaran yang rentan terjadi penyimpangan. Misalnya di Bagiam protokeler terdapat anggaran makan minum Fraksi dan anggaran lainnya.

"Pengusutan harus tuntas tidak bisa memanggil salah seorang pejabat," cetusnya.

Baca Juga: Polres Garut Selidiki Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Sapi Ternak

Ia mengaku, setelah berkonsultasi dengan pihak Kejaksaan Negeri Garut, pihaknya meyakini kalau penanganan kasus dugaan tipikor di DPRD Garut akan sampai tuntas.

"Tadi pak Kejari tidak akan ada kompromi dalam memberantas korupsi termasuk yang terjadi di DPRD Garut," katanya.

Suryaman yakin, kalau dugaan korupsi di DPRD Garut memang terjadi bukan saja di unsur pimpinan DPRD melainkan terjadi di Sekretariat DPRD Garut.

Baca Juga: Jadi Pemateri, Kejari Garut Pastikan Penanganan Dugaan Kasus Korupsi DPRD Garut Tetap Berjalan

"Pada tahun 2016, ada temuan BPK RI terkait penggunaan anggaran reses. Di Sekretariat dugaan korupsi tidak menutup kemungkinan terjadi," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya Kejaksaan Negeri Garut akan memanggil empat unsur pimpinan DPRD serta beberapa anggota DPRD dalam proses penyelidikan kasus dugaan korupsi BOP DPRD dan Anggaran Pokir Rp150 Miliar.

Editor: Endan Suhendra

  • BERITA TERKAIT

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR